You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pencatatan Pemakaian Air SWRO Mulai Disosialisasikan
photo Suparni - Beritajakarta.id

Warga Disosialisasikan Pencatatan Pemakaian Air SWRO

Warga di empat pulau permukiman Kabupaten Kepulauan Seribu disosialisasikan terkait pencatatan pemakaian meter air Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) oleh PD PAM Jaya.

Sosialisasi ini meliputi tata cara kepelangganan meliputi pencatatan meter air, hak dan kewajiban pelanggan, tarif, sanksi dan denda,

Manajer Humas PD PAM JAYA, Linda Nurhandayani mengatakan,sosialisasi tersebut sudah dilakukan di empat pulau permukiman yang bakal dikenakan tarif mulai bulan Februari mendatang yakni, di Pulau Panggang, Pulau Payung, Pulau Pramuka dan Pulau Kelapa Dua.

"Sosialisasi ini meliputi tata cara kepelangganan meliputi pencatatan meter air, hak dan kewajiban pelanggan, tarif, sanksi dan denda," ujarnya, Kamis (30/1).

Deputi Gubernur DKI Resmikan SWRO di Pulau Payung

Dijelaskan Linda, untuk tarif di wilayah Kepulauan Seribu mengacu pada Pergub Nomor 34 Tahun 2018 pada tarif golongan V khusus yaitu Rp 32 ribu pada pemakaian 0-3 meter kubik pertama dan selanjutnya berjalan normal Rp 32 ribu per meter kubiknya.

Sementara itu, Lurah Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Pepen Kuswandi membenarkan sosialisasi yang telah dilakukan PD PAM Jaya tersebut.

"Benar penerapan tarif itu akan berlangsung dan sudah disosilisasikan kepada warga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1251 personNurito
  2. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1221 personAnita Karyati
  3. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye977 personNurito
  4. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye957 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye884 personDessy Suciati